Wednesday, 30 November 2016

Tips Toyota : Hati-hati Tidur di Dalam Mobil Dengan AC Nyala!

http://www.toyotaanzon.com



Hati-hati tidur di dalam mobil dengan AC nyala!. Istirahat di dalam mobil memang boleh saja dilakukan. Tapi terkadang pengguna kendaraan mengabaikan hal-hal yang dianggap sepele yang justru berisiko tinggi.
Kelelahan berkendara bisa terjadi pada siapa saja. Beristirahat di dalam mobil pun menjadi salah satu pilihan untuk mereduksi lelah. Baik ketika menunggu atau di tengah perjalanan jauh. Tapi ada beberapa yang perlu diperhatikan agar proses istirahat itu terhindar dari petaka.

Seperti contoh, saat musim liburan tengah tahun ini. Ada penumpang kendaraan yang meninggal dunia di dalam mobil karena isitirahat di tengah kemacetan yang begitu lama jelang exit tol Brebes Timur. Salah satu penyebabnya penumpang tertidur di dalam mobil dengan menghidupkan AC.

“Sebenarnya, sah saja jika Anda tidur di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC menyala. Tapi tidak bisa dilakukan dalam kurun waktu yang lama. Karena kadar udara AC banyak mengandung karbon monoksida (CO) yang dapat membahayakan tubuh,” ujar Mira Keumala Safri, Marketing Director sekaligus Instruktur Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC).

Kandungan karbon monoksida pada udara di dalam kabin juga berasal dari gas buang mobil yang merambat masuk ke kabin. Berlangsung dalam waktu lama, udara kabin akan disesaki dengan gas berbahaya dari gas buang kendaraan itu.
http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com
Pastikan pintu terkunci agar lebih aman saat Anda tidur Hindari beristirahat terlalu lama di dalam kabin mobil Biarkan jendela terbuka agar sirkulasi udara tetap terjaga
Sementara gas CO tidak berwarna dan tak berbau, jika gas tersebut semakin menumpuk akan menyebabkan manusia susah bernapas. Hal ini membuat sel manusia akan semakin melemah karena kurangnya oksigen dalam darah.

“Karbon monoksida yang terserap ke dalam tubuh menyebabkan kadar oksigen di dalam tubuh berkurang sehingga haemoglobin kesulitan untuk mendapatkan pasokan oksigen yang cukup untuk bisa diedarkan ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh pun menjadi kekurangan oksigen termasuk organ paru-paru dan otak. Tubuh yang kekurangan oksigen akan menjadi lemas, pusing dan lama-kelamaan akan menyebabkan kematian pada sel,” ujar Attok Suprapto, Pemilik Vitta Multi distributor Oksigen dan Gas Medis Jakarta.

Namun mengambil langkah antisipasi akan lebih baik. Sebaiknya hindari beristirahat di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC menyala hanya untuk mengejar kenyamanan tapi berisiko tinggi pada keselamatan.

Lalu bagaimana cara istirahat di dalam mobil dan hal apa saja yang perlu diperhatikan? Ada waktu maksimal yang harus diperhatikan. Sebisa mungkin istirahat tidak melebihi 2 jam di dalam mobil. Anda pun harus membuka sedikit kaca pintu untuk memberikan ruang udara di kabin bersirkulasi dengan udara luar. Selain itu, keluar dari mobil secara berkala untuk meregangkan tubuh sejenak agar kondisi tubuh tetap terjaga.









sumber : autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.