Tuesday, 29 November 2016

Tips Toyota : Cara Atasi Mobil Dengan Drive by Wire Yang Susah Nanjak

http://www.toyotaanzon.com




Teknologi drive by wire sebenanya banyak untungnya. Tapi bagaimana justru bila membuat mobil susah nanjak? Berikut adalah tips cara atasi mobil dengan drive by wire yang susah nanjak.
Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita memahami teknologi yang satu ini. Drive by wire (DBW) adalah salah satu teknologi canggih, sederhana namun efektif di dunia otomotif modern.

Melalui DBW, fungsi mekanis kabel gas digantikan dengan input komputer untuk membuka throttle body. Secara praktis, DBW memungkinkan komputer mesin melakukan banyak hal untuk mengoptimalkan pengendaraan.

Misalnya untuk efisiensi. Dengan DBW, komputer bisa merekayasa input dari injakan pedal gas agar tercapai pengendaraan yang lebih hemat.

Caranya, jika pada sistem mekanis injakan 50% pada pedal gas sama artinya dengan bukaan 50% pada throttle body, maka via DBW, atas nama efisiensi, injakan 50% itu bisa menjadi hanya 20-30% di throttle body.

Mesin memang jadi lebih lambat merespons, tapi berkonsekuensi positif pada kehematan bahan bakar.

Di mobil-mobil modern biasanya tersedia mode berkendara. Umumnya Normal, Eco dan Sports. Nah, prinsip Sports atau dinamis juga bisa diberlakukan salah satunya melalui rekayasa DBW.

Agar tercipta reaksi mesin yang lebih responsif, pada injakan 20% pedal gas, misalnya, throttle body sudah membuka sampai 50% sehingga lebih galak.

Lebih jauh DBW ini juga terkait dengan safety. “Di mobil dengan fitur keselamatan seperti traction control atau stability control, komputer bahkan bisa secara otomatis menutup throttle body meski pedal gas diinjak penuh oleh pengemudi,” ucap Taqwa SS, punggawa Garden Speed, bengkel spesialis upgrade performa di bilangan Jakarta Selatan.

Kembali ke soal mobil tak kuat menanjak. Bukan rahasia lagi jika mobil-mobil modern kerap diorientasikan pada kehematan bahan bakar. Biasanya ini menjadi settingan standar bagi kebanyakan mobil-mobil massal.

Di titik ini, mobil tak kuat menanjak jadi “terdera” oleh 3 hal sekaligus. Selain beban berat oleh penuhnya muatan, faktor DBW yang sengaja diorientasikan hemat BBM oleh pabrik, faktor lainnya adalah tanjakan itu sendiri.

Seperti hukum fisika, start pertama pasti akan lebih berat karena menggerakkan benda dari diam total. Kombinasi ketiganya membuat mobil sangat susah untuk menanjak.
http://www.toyotaanzon.com
Servis berkala guna mengetahui kerusakan pada kendaraan

Solusi: Injak pedal gas lebih dalam

Untuk mengatasi rekayasa yang dilakukan DBW, sebenarnya Anda cukup menginjak penuh pedal gas agar throttle body membuka lebih lebar.

Dengan begini, maka tenaga mesin akan lebih mudah mencapai puncaknya sehingga lebih berdaya menaklukkan beban tanjakan. Namun ingat, saat menginjak penuh pedal gas, yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah keadaan sekitar.

Jaga jarak dengan kendaraan di depan untuk memberi ruang bagi mobil Anda yang bisa tiba-tiba mengalami lonjakan tenaga.

Perlu diingat, semua yang Anda lakukan ini sudah lebih dahulu memasukkan posisi “L” atau “1” di transmisi otomatis, dan masuk di gigi 1 untuk mobil bertransmisi manual.




sumber : autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.