Sunday, 16 October 2016

Info Toyota : Mencoba Toyota Sienta V M/T Manual

http://www.toyotaanzon.com



http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com http://www.toyotaanzon.com
Kami mencoba Toyota Sienta V M/T manual di Indonesia. Toyota Sienta tipe V M/T memang bukan varian teratas. Namun hasil pengujian kami, performa mobil ini terbukti cukup ideal utamanya bagi penikmat mobil keluarga.

Kembali mengendarai Toyota Sienta menjadi satu hal yang menyenangkan. Terlebih karena populasinya belum begitu banyak, jadi Anda akan mudah menjadi pusat perhatian dengan desain Sienta yang memang cukup atraktif.

Toyota Sienta tipe V M/T memang bukan varian tertinggi. Ia grade kedua di pohon keluarga Sienta setelah tipe Q. Tidak heran, meski terlihat sama, tapi mobil ini mengadopsi perangkat eksterior yang lebih sederhana.

Tidak ada tempelan body kit. Begitu juga dengan sorot lampu utama. Walau sudah mengusung model proyektor, ia masih mengandalkan lampu halogen bukan LED seperti di tipe Q. Sama halnya dengan lampu belakang.

Di kaki-kaki, Sienta V menggunakan ban berukuran 195/50 R16 sama seperti yang digunakan Sienta tipe Q. Namun desain peleknya dikemas berbeda.

Beruntung, perangkat rem cakram berdiameter 15 inci sudah tertanam di keempat roda. Hal ini terbukti optimal untuk meredam laju Sienta dengan cukup sigap.

Posisi mengemudi Sienta memang tak seergonomis Yaris yang hatchback, tapi untuk ukuran MPV ia sudah tergolong baik. Putaran lingkar kemudinya enteng serta visibilitas yang luas membuat pengendaraan mobil ini jadi menyenangkan. Sayang pengaturan setirnya hanya naik-turun (tilt) dan belum maju-mundur (teleskopik).

http://www.toyotaanzon.com

Tidak ada yang berbeda dengan komposisi mesin. Mobil ini menggunakan mesin serupa de ngan Avanza 1.5 yakni unit berteknologi Dual VVT-i dengan kapasitas 1.493 cc 4-silinder.

Tenaganya sama 107 dk dan torsi 140 Nm. Walau begitu, urusan transmisi menjadi pembeda utama dengan Avanza. Pasalnya seluruh model Sienta manual terhubung dengan transmisi manual 6-percepatan.

Kami rasakan walau tidak sepraktis CVT, komposisi 6 gigi membuat penyaluran tenaga bisa lebih presisi. Begitu juga saat berpindah gigi, kami tidak merasakan entakan berlebihan. Penyaluran tenaga yang halus dan rapat inilah yang juga membuat konsumsi BBM lebih efisien.

Konsumsi BBM Sienta manual di dalam kota bisa meraih 15,3 km/l. Sementara untuk rute tol bisa meraih 17,8 km/l. Angka ini terbukti cukup superior dibanding Honda Freed CVT. Pasalnya sang rival bermesin 1.497 cc 4-silinder hanya bisa meraih konsumsi BBM di dalam kota 10,5 km/l dan 15,5 km/l untuk rute tol.

Pun begitu dengan parameter 0-100 km/jam yang bisa dikunci dalam 12,7 detik. Walau lebih lambat 0,5 detik dibanding Freed, faktanya angka ini bisa diraih dengan tenaga dan torsi yang lebih kecil dibanding rivalnya tersebut.

Kami memang tidak bisa mengelak dari gejala body roll yang begitu kuat ketika mobil diajak cukup kencang menaklukkan tikungan.

Dan sejalan dengan karakter mobil Toyota pada umumnya, bantingan suspensi Sienta tergolong pas. Tidak terlalu keras juga tidak terlalu empuk. Semuanya masih tersaji ideal tidak hanya bagi pengendara tapi juga bagi penumpang.












sumber : autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.