Friday, 15 April 2016

Info Toyota : Uji Coba Mesin dan Transmisi Baru Toyota Fortuner VRZ 2.4 A/T di Indonesia





Uji Coba mesin dan transmisi baru Toyota Fortuner VRZ 2.4 A/T di Indonesia. Toyota Fortuner diesel menggunakan mesin dan transmisi baru. Diklaim lebih kencang dan bertenaga, apakah Fortuner benar-benar bisa menepati janji tersebut?
Apresiasi banyak didapatkan Fortuner baru oleh penggemar SUV di Indonesia. Tepatnya konsumen Big SUV. Fortuner kini sudah menjelma menjadi mobil yang terlihat lebih mewah, lebih mahal dan dijejali lebih banyak fitur.

Namun di luar aspek penampilan dan kemewahan, jiwa Fortuner pun turut berganti dengan penggunaan mesin dan transmisi baru. Mobil yang satu platform dengan Kijang Innova dan Hilux ini kini menggunakan mesin diesel seri GD yang lebih kecil namun lebih perkasa.

Literatur menyebutkan mesin yang membonsai 100 cc ini malah memiliki daya dan torsi lebih besar dari mesin Fortuner diesel lama. Tercatat, mesin 2.400 cc itu memanen output 150 dk dan torsi 400 Nm. Padahal mesin sebelumnya dengan kapasitas 2.500 cc harus puas di figur 144 dk dengan torsi 350 Nm.

Prospek itu kian mentereng dengan hadirnya transmisi otomatis baru 6-percepatan yang oleh Toyota dinamakan Sport Sequential Switchmatic. Dengan lebih banyak perbandingan gigi, maka secara teori ia bisa lebih sigap di segala rentang kecepatan.

Tiba saatnya menguji performa. Di parameter akselerasi 0-100 km/jam, Fortuner membukukan waktu 12,8 detik. Hasil ini mengejutkan kami karena ternyata ia lebih lamban 0,4 detik dari Fortuner diesel lama. Meski begitu, dorongan khas turbodiesel kaya torsi masih menyisakan senyum setiap mobil berakselerasi keras.


Jika ia tidak lebih kencang, buat apa tenaga dan torsi sebesar itu? Jawabannya ada pada pengetesan konsumsi bahan bakar. Fortuner kini melaju dengan efisiensi 12,2 km/l di rute dalam kota. Sementara di rute tol ia mencetak 16,4 km/l. Fortuner lawas? 11,8 km/l untuk rute dalam kota dan 14,6 km/l di rute tol.

Mesin yang lebih perkasa membuat mobil melaju lebih enteng di kecepatan yang sama. Lalu rasio gigi transmisi yang lebih banyak menghasilkan fleksibilitas lebih baik di segala rentang kecepatan. Melaju 100 km/jam, mesin hanya berputar 1.600 rpm di gigi 6.

Mesinnya kini bisa berputar lebih rendah untuk kecepatan yang sama, dengan segera berpindah gigi (shift-down) saat komputer mendeteksi pengemudi sedang ingin berakselerasi keras. Apalagi, perpindahan gigi itu terhitung cepat. Karakternya mirip dengan transmisi kopling ganda.

Mengemudikan Fortuner juga lebih asyik berkat suasana kabin. Interior yang kini lebih kedap 7% dari sebelumnya, membuat pengemudi dan penumpang lebih nyaman. Intrusi seperti suara mesin, desing ban hingga knalpot kendaraan lain kini lebih sulit menelusup kabin.

Ini tak lepas dari aplikasi sistem peredaman baru. Busa (foam) peredaman kini lebih masif dengan tujuan menutup lebih banyak rongga di kabin. Karet pintu pun juga lebih rapat demi lebih baik menangkal suara.

Perbaikan juga terjadi pada sistem suspensi. Dudukan sokbreker diperkuat dan digeser 2 cm agar gerakan sokbreker lebih pendek. Bushing pun menggunakan material yang lebih lunak. Tak lupa stabilizer diaplikasi pada bagian belakang untuk menambah stabilitasnya bermanuver kencang.

Hasilnya membuat kami lebih yakin untuk menikung di kecepatan lebih tinggi. Skeptisme bodi besar dan berat pupus berkat set suspensi yang lebih stabil.









sumber : autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.