Friday, 31 January 2014

Tips Toyota Cara Parkir Mobil yang Aman


Disadari atau tidak, memarkir kendaraan menjadi teknik mengemudi yang cukup penting. Memarkir kendaraan merupakan perkara yang tidak mudah seiring dengan melonjaknya angka pertumbuhan kendaraan bermotor. Bukan cuma ruas jalan yang makin padat, namun juga zona parkir kian terbatas.

Setiap lahan parkir di Indonesia kini diatur secara khusus dan mendapat pengawasan ketat oleh pihak terkait. Selain harus mematuhi peraturan yang sudah ada, teknik parkir yang benar bisa menghindari mobil kesayangan dari kerusakan bodi, seperti akibat menyenggol dengan mobil lain saat parkir. Karena itu pahami teknik parkir yang baik.

Pilih Zona Parkir
Carilah lahan parkir yang tidak mengganggu pengendara lain, baik parkir berjajar, serong atau paralel. Gunakan lampu sein saat mencari lahan parkir agar pengemudi lain mengetahui maksud Anda. Hindari parkir di jalan yang sempit, tikungan, atau zona dilarang parkir, misalnya zebra cross. Pastikan lahan parkir yang akan ditempati sesuai dengan dimensi mobil Anda.

Maksimalkan Spion
Gunakan semaksimal mungkin tambahan pandangan dari spion luar maupun spion dalam. Atur sudut kemiringan kaca spion agar pandangan ke sekitar mobil memberikan gambaran jelas terhadap zona parkir yang Anda tuju. Gunakan spion luar sebelah kanan untuk melihat keadaan di samping sisi pengemudi. Sementara spion luar kiri untuk memastikan keadaan paling kiri dari mobil aman untuk Anda parkir. Untuk spion dalam (tengah) memastikan ujung belakang mobil tidak sampai menyenggol tembok atau kendaraan lain di belakang mobil Anda.


Buka Jendela
Jika perlu buka jendela mobil bagian depan baik jendela pengemudi maupun penumpang untuk memastikan zona parkir yang akan Anda gunakan aman. Dengan jendela terbuka Anda juga bisa mendapatkan feel lebih baik dan pandangan lebih jelas ketika manuver parkir. Pastikan tidak ada barang seperti tong sampah, troli belanja, tiang besi atau batu berukuran sangat besar di belakang mobil, yang dapat menyebabkan kerusakan pada mobil. Bahkan jika Anda merasa kurang yakin, tak ada salahnya untuk turun dari mobil untuk meninjau kondisi zona parkir yang dituju.

Sisakan Ruang Gerak
Berikan ruang antara mobil Anda dengan mobil atau kendaraan lain di sebelahnya. Untuk itu Anda bisa menggunakan garis pembatas parkir sebagai patokan. Dan pastikan pintu mobil, baik pengemudi atau penumpang belakang bisa dibuka leluasa tanpa harus bersenggolan dengan kendaraan lain.

Konsentrasi
Terlihat mudah namun sebenarnya butuh konsentrasi penuh. Itulah teknik memarkir mobil. Karenanya hindari menggunakan telepon genggam bagaimanapun pentingnya situasi. Sebaiknya kecilkan volume perangkat hiburan dalam mobil agar konsentrasi tidak terpecah. Usahakan tetap tenang saat memarkir agar manuver mobil bisa berjalan mulus dan mobil terparkir rapi.
parkir paralel atau berjejer tetap harus rapi dan sesuai aturanSisakan ruang dengan mobil lain agar tidak bersenggolan
Gunakan Alat Bantu
Sejumlah mobil baru kini dilengkapi fitur yang memudahkan saat parkir. Mulai dari sensor parkir hingga kamera parkir. Sensor parkir akan membantu Anda ketika parkir dan ada obyek yang sudah sangat dekat dengan mobil Anda. Biasanya sensor parkir ditempel di bagian terluar bumper belakang. Ada juga sebagian mobil yang juga menempatkan sensor parkir di bumper depan. Jika obyek sudah terlalu dekat dengan mobil, sensor akan mengeluarkan suara makin kencang.

Untuk kamera parkir cara kerjanya lebih mudah karena Anda mendapatkan penglihatan yang lebih jelas tentang keadaan di belakang mobil. Kamera parkir dapat membantu pandangan yang tidak bisa diberikan spion luar maupun spion dalam. Selain itu adanya suara peringatan juga membantu mendeteksi apakah objek di belakang mobil sudah terlalu dekat atau masih jauh. Terdapat pula garis pandu yang membantu Anda bermanuver. garis tersebut juga menunjukkan seberapa dekat Anda dengan obyek di belakang.




sumber:autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.