Wednesday, 23 October 2013

Tips dan Trik Pilih Bengkel Terbaik



Tabrakan memang bisa terjadi di mana saja. Se­bagai alat transportasi harian, tentu harapannya adalah mobil dapat segera direparasi di bengkel yang layak dan hasil yang berkualitas.

Jika sudah berasuransi dan telah mengajukan klaim, tentu Anda disodorkan untuk melakukan perbaikan di bengkel rekanan perusahaan asuransi.

Idealnya, bengkel rekanan menjadi pilihan. Bengkel ini sudah menjadi standar bagi pihak asuransi maupun bengkel bersangkutan. Selain sudah menjalin kerja sama secara administrasi, standar kualitas kerja, lama pengerjaan serta besar ongkos perbaikan sudah baku.

Bila perlu, Anda minta daftar bengkel rekanan yang aktual. Selain sebagai data, daftar bengkel rekanan ini bisa menjadi referensi Anda untuk mendapat layanan perbaikan.

Meski rekanan bukan berarti memberi jaminan tepat waktu. Tapi bila ditelaah, “ke­terlambatan” tersebut bisa terjadi akibat dengan beberapa kondisi. Pertama, dari tertanggung sendiri (pemegang polis) dan berkutat pada urusan administrasi dan dokumentasi dalam pengajuan klaim.

Contohnya, tertanggung abai melampirkan salah satu berkas saat klaim. Sebut saja seperti berkas seperti fotokopi polis, identitas diri dan lainnya menjadi persyaratan standar saat pengajuan klaim ke bengkel.

Bila berkas telah dipenuhi, mekanismenya, pihak asuran­si langsung memproseskan dan segera mengeluarkan surat perintah kerja (SPK) pada bengkel bersangkutan. Apalagi beberapa asuransi sudah menerapkan sistem online guna mempercepat alur kerja.

Untuk bengkel, setelah men­­dapat SPK langsung mena­ngani mobil Anda. Namun sekadar meyakinkan, Anda ju­ga bisa mengingatkan pihak asuransi untuk segera me­ngeluarkan surat tersebut. Bila tidak? Tanyakan permasalahan yang menghambatnya. Entah dokumen kurang lengkap atau batas berlaku premi belum valid.

Reimburse
Lalu bagaimana kalau bengkel yang Anda inginkan tersebut bukan rekanan? Padahal bengkel pilihan Anda itu sudah dikenal, baik kualitas kerja maupun peralatan yang digunakan. “Bisa saja kalau Anda tetap ingin menggunakan jasa bengkel non-rekanan. Hanya saja, Anda meski membayar selisih biaya perbaikan dari standar bujet dari bengkel rekanan kami,” jelas Suryanda dari Zurich Insurance Indonesia.

Sementara untuk mekanismenya memang tidak sesulit pengajuan bengkel rekanan. Namun, secara garis besar, mekanisme perbaikan di bengkel tersebut langsung ditangani oleh teknisi di lapangan. Perihal kerusakan serta estimasi waktu dan biaya bisa Anda negosiasikan di lapangan. Tanpa perlu persetujuan dari pihak lain, dalam hal ini asuransi. Hanya saja, besar biaya untuk perbaikan mesti Anda tanggung bila terdapat selisih dari yang dibuat oleh penyelenggara asuransi yang bersangkutan.


Bengkel Instan Asuransi
Perbaikan membutuhkan waktu pengerjaan. Tapi ada juga yang instan. Seperti layanan bengkel cepat ala penyelenggara asuransi Garda Oto. Dengan waktu pengerjaan yang relatif cepat, Anda bisa memasukkan kendaraan di pagi hari dan menjelang sore sudah selesai.

Hanya saja, Anda sudah melaporkan pengajuan klaim ke kantor cabang perusahaan bersangkutan sebelum memaksimalkan Garda Q Repair.

“Kami menjawab kebutuhan pasar dengan layanan ini. Kerusakan ringan hingga medium, maksimal 3 panel, Garda Q Repair bisa mengerjakan dalam satu hari,” ujar Laurentius Iwan Pranoto, Marketing Communication & Public Relations Head PT Asuransi Astra Buana.

Prosedurnya gampang. Selain lewat hotline, SMS dan lainnya, klaim bisa diinformasikan pada titik Q Corner yang tersebar. Petugas bakal menyambangi Anda di rumah atau kantor untuk melakukan survei mobil untuk klaim.

Surveyor akan melihat kondisi kerusakan dan bisa merekomendasikan untuk diperbaiki via Garda Q Repair. Lebih jauh, surveyor tersebut sudah bisa memperhitungkan lama pengerjaan berkenaan dengan tingkat kerusakan.






sumber: autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.