Wednesday, 23 October 2013

Tes Mobil Toyota New Vios Termahal



Masuk ke dalam, Anda akan tergoda dengan tampilannya yang baru. Lebih fresh dan modern. Bisa dilihat dari desain dasbor bertingkat dengan kelir two-tone dan aksen panel mengilap di beberapa sudut. 

Walau dari luar tampak kompak, tapi kabin dalamnya masih terbilang lega. Termasuk bangku belakang yang memiliki sudut sandaran lebih nyaman dan headrest lebih pas di kepala.

Salah satu inovasi pada tipe G adalah sistem audio baru. Sejalan dengan tren yang sedang berkembang saat ini, desain headunit mengingatkan pada bentuk gadget. Lengkap dengan kaca bening dan layout tombol yang simpel.

Anda dapat mengakses internet dari audio Vios. Syaratnya, harus melakukan tethering de­ngan smartphone guna mendapatkan sinyal data. Setelah tersambung, Anda dapat browsing internet dengan mudah.

Toyota belum memasukkan simcard ke dalam sistem Vios karena justru akan menghilangkan interaksi dengan gadget. Makanya, melalui fitur DLNA, Anda dapat berbagi isi gadget dengan Vios. File yang bisa di-sharing dalam format video, audio, dan gambar.

Kebutuhan interaksi yang lebih bersahabat juga membuat komunikasi sistem dengan ta­ngan terasa lebih nyaman. Sensor gesture membuat sentuhan dan respons pada monitor terasa mulus. Swipe but not slide, begitu ungkapannya.

Oh ya, fitur voice command juga telah ditanamkan. Anda dapat melakukan dan menerima panggilan telepon dengan mudah.

Namun demikian, Toyota tidak melupakan fungsi utama audio Vios. Suara yang dihasilkan sistem bermodalkan 6 speaker ini masuk dalam kategori memuaskan. Kabin terasa cukup kedap dan alunan suara dapat direproduksi dengan baik.

Mesin legendaris 1NZ-FE masih dipakai. Unit 1.497 cc 4 silinder tetap bertenaga 109 dk dan torsi 145 Nm.

Tadinya kami berharap ia mengaplikasikan transmisi CVT layaknya Corolla. Tapi ternyata transmisinya masih otomatis 4-speed konvensional.

Namun bukan Toyota namanya jika tidak melakukan improvement. Toyota melakukan fine-tuning pada ECU, throttle body, injektor BBM, dan torque converter. Tujuannya untuk membuat karakter Vios lebih bersahabat tanpa mengurangi performanya.

Tak heran jika Vios lebih santai dalam mengail tenaga. Terbukti dari berkurangnya karakter mesin yang kerap melonjak-lonjak di putaran bawah. Saat perpindahan gigi yang tadinya cukup mengentak, sekarang nafasnya terasa lebih panjang dan minim entakan saat pergantian gigi.

Memang, suka atau tidak, perfoma Vios berkurang. Apalagi tipe G menggunakan pelek 16 inci. Ia pun mencatat figur 11,88 detik untuk menuntaskan 0-100 km/jam. Vios tipe E dengan pelek 15 inci mendulang waktu 11,66 detik. [Tab]

Asyiknya, konsumsi BBM Vios masih terbilang irit. Walau menggunakan pelek lebih besar dari tipe E, tapi ia masih mampu mengkonsumsi BBM dalam kota 11,7 km/l dan tol 18,8 km/l. Hanya lebih boros 0,1 km/l dari tipe E di dalam kota. Sedangkan untuk luar kota sama persis.

Sentuhan pada suspensi menambah kenyamanan Vios. Termasuk pengurangan vibrasi pada sasis. Menariknya, ia tidak kehilangan kenikmatan ber­kendara. Vios masih lincah saat manuver cepat. Bahkan dengan bodi lebih kompak, membuat Anda lebih pede saat ‘bermain’ dengannya.

Bicara penampilan, Toyota Vios 1.5 G A/T sangatlah atraktif. Baluran kelir Red Micca Metallic merupakan salah satu unsur penguat. Sayang ia belum dilengkapi lampu Xenon walau sudah memakai proyektor. Berbeda dengan tipe E, tipe G telah dilengkapi foglamp depan.

 





sumber: autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.