Tuesday, 3 September 2013

Proses Penemuan Jatidiri Toyota Fortuner


Sejak pertama kali diluncurkan di 2005, Fortuner sempat mengalami perubahan wajah pada 2009. Dan sekarang, bersama Innova dan Hilux, model SUV dari global product Toyota IMV ini seolah berhasil menemukan jati dirinya.

Sejatinya Fortuner adalah sebuah SUV tangguh. Makanya, Big SUV  Toyota ini dibekali bodi bongsor dan kokoh. Di tengah kuatnya tren SUV bersasis monokok, Fortuner masih yakin dengan keandalan sasis tangga yang telah dipercaya Toyota sejak lama.

Namun hadirnya pendatang baru, baik dengan konstruksi monokok atau sasis tangga, membuat Fortuner harus waspada. Tampilannya wajib tetap terlihat segar agar tidak ditinggal penggemarnya. Bersamaan dengan momentum facelift  bersama seluruh keluarga IMV, polesan pada dirinya semakin memperkuat positioning  Fortuner.

Sebuah SUV sejati butuh penampilan memukau. Sebuah pernyataan yang membedakan dirinya dari mobil lain. Dan penggunaan lampu depan baru sanggup menaikkan derajat Fortuner. Bentuknya mengingatkan pada Land Cruiser 200 Series. Desain mengotak dan dramatis di sudut memperkuat citra tangguh dan berwibawa. Gril Fortuner juga senada dengan Hilux, dan bentuk kap mesin barunya memberi kesan besar serta gagah.

Nuansa kencang dan dinamis dihasilkan oleh desain baru bumper. Memang jadi terlihat lebih manis dengan penyematan panel hitam memanjang. Kendati demikian tidak sampai menghilangkan kesan gagah.

Tolong abaikan pelek besar yang ada pada unit yang kami foto ini, karena roda berdiameter 20 inci ini hanya digunakan untuk kepentingan pameran di IIMS 2011. Untuk keperluan dijual, Fortuner akan menggunakan pelek baru palang enam ganda.

Desain baru lampu belakang nyaris mengubah buritan Fortuner. Kami melihat sepertinya masih ada kemiripan dengan cluster  lampu model generasi awal. Tapi hadirnya sepasang lampu bulat di dalam mika bening membuatnya terlihat lebih manis. Sepintas mengingatkan pada Toyota Harrier generasi pertama. Panel krom mewah menghubungkan kedua lampu dengan grafir Fortuner, kembali mengingatkan pada Land Cruiser 200 Series.

Pola perubahan desain kabin masih serupa Kijang Innova. Setir ala Camry masih mendominasi area dasbor. Head unit double DIN baru berada di bawah layar MID. Sebuah trik jitu dilakukan dengan mengganti panel dasbor yang melingkupi MID. Bentuk melengkung membuatnya semakin dinamis, meski terlihat sedikit manis.

Aroma mewah menyeruak dari penggunaan bahan kulit di bangku bermotif two-tone.  Corak panel pintu pun kini diganti baru. Untuk membedakan dengan model G, aplikasi bahan berbeda, pembedaan model setir, dan panel di tengah dasbor akan menjadi penegas.

Sama nasibnya dengan Innova, Fortuner belum mendapatkan sentuhan di sektor mesin. Unit bensin 2.694 cc 4 silinder 160 dk masih berjasa digunakan di model facelift  ini. Transmisi otomatis 4-speed  tetap setia menemani. Sedangkan sistem penggerak all-time  4WD adalah trademark Fortuner tipe V.

Dalam jajaran diesel, tipe G dan TRD Sportivo siap dikedepankan. Mesin 2.494 cc 4 silinder D-4D bertenaga 102 dk masih dipercaya untuk membawanya berpetualang. Pilihan transmisi manual 5-speed  dan otomatis 4-speed  juga masih tersedia untuk varian diesel.

Kedewasaan bentuk sangat tercermin pada Fortuner baru. Ia pun semakin menemukan jatidirinya sebagai SUV tangguh dengan penampilan lebih gagah dan sangar. Meski diyakini, upaya membuatnya lebih dinamis justru sedikit mempercantik rupanya.


sumber  : autobild.co.id

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.