Tuesday, 13 August 2013

Laba Toyota Naik 94%

Produsen mobil Toyota sedang berbahagia. Raksasa otomotif asal Jepang ini baru saja membukukan rekor profit bersih mereka yang mencapai 562,2 miliar yen diperiode April-Juni. Angka ini naik 94 persen dari tahun lalu.

Para pengamat berpendapat kalau ini adalah buah dari melemahnya nilai tukar yen di pasar internasional yang membuat produk-produk asal negeri matahari terbit itu bisa dijual lebih murah.

Toyota meninggalkan asumsi awal dimana harga US$ 1 setara dengan 100 yen menjadi 90 yen di sisa tahun fiskal ini dan perusahaan berharap angka itu bertahan dengan proyeksi kenaikan hanya sampai 92 yen per US$ 1. Penurunan nilai tukar yen juga dianggap sebagai momentum kebangkitan merek-merek Jepang di pasar global.

Dengan hasil bagus di tahun fiskal 2013-2014 ini, Toyota pun meningkatkan proyeksi laba mereka hingga 8 persen menjadi 1,48 triliun yen.

Pendapatan perusahaan ini juga naik 14 persen menjadi 6,255 triliun dari 5,502 triliun di periode yang sama pada tahun fiskal sebelumnya.

"Daripada mengatakan itu menunjukkan prestasi selama tiga bulan terakhir, ini lebih merupakan refleksi dari kerja keras yang telah kami lakukan dalam empat tahun terakhir," kata chief officer Toyota Takuo Sasaki seperti dikutip Wall Street Journal.

Sebelumnya, Toyota Motor Corp juga telah diperkirakan akan mampu memproduksi lebih dari 10 juta kendaraan tahun ini. Dengan begitu, Toyota akan menjadi produsen pertama yang mencapai angka tersebut.

Diperkirakan bakal ada 3,3 juta diantaranya yang akan diproduksi di Jepang termasuk merek Toyota, Daihatsu dan Hoino.

Tahun lalu penjualan mobil Toyota sendiri tidak sampai 10 juta kendaraan, namun sudah mampu memenangkan mahkota produsen mobil terlaris di dunia setelah tertinggal dari General Motors dan Volkswagen pada tahun 2011.

Toyota tercatat juga menjadi pabrikan mobil teratas di dunia jika melihat hasil penjualan mobil mereka selama satu semester 2013 ini. Toyota selama 6 bulan pertama di 2013 menjual 4,911 juta.

Angka ini memang masih turun sedikit 1,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menyusul berhentinya program subsidi untuk mobil ramah lingkungan. Namun di Amerika, yang merupakan pasar terbesar Toyota, penjualan tetap bagus.

Sebagai perbandingan, penjualan mobil General Motors naik persen menjadi 4,85 juta sedangkan Volkswagen naik 5,5 persen menjadi 4,7 juta.

Toyota sebelumnya kembali menjadi pabrikan top dunia tahun lalu setelah mereke tergelincir di urutan ketiga pada 2011.

Suplai mobil yang berkurang akibat tsunami di Jepang dan banjir di Thailand membuat mereka harus melepaskan gelar pada GM dan Volkswagen di 2011. Padahal Toyota sudah menjadi pabrikan terbesar dunia dari 2008 sampai 2010.

Namun bukan Toyota namanya jika tidak bisa bangkit. Hanya selang setahun setelah keterpurukan mereka langsung menguasai dunia.

Terima Kasih Atas Kunjungan nya ke Blog Anzon Toyota Tambun silahkan isi komentar anda.